Indonesia Kayak Taek!
Sithik disyukuri, akeh dijaluk negara.
Bahkan mau sedikit atau banyak, tetap saja akan diminta negara. Begitulah cara kita sekarang untuk meratapi dan memaknai rezeki di Indonesia.
Mari merayakan kemerdekaan dengan biasa-biasa saja. Tanpa protokol yang ribet. Tanpa harus menjadi fasis di satu hari.
Misalnya, memutar lagu-lagu dangdut saat malam tirakatan 17 Agustus, karena goyangan kolektif dan suara sumbang dari bapak-bapak itu jauh lebih mempersatukan daripada lagu-lagu kebangsaan.



Komentar
Posting Komentar