Ruang Makan

Malam ini kembali pulang dalam kondisi rumah kosong. Meski begitu kondisi seperti ini justru membantuku untuk memahami bagaimana setiap ruang dalam rumah bekerja.

Misalnya, ruang makan. Ia menimbulkan perasaan cukup sentimentil. Sebab banyak keputusan yang kami perbuat di sini sewaktu menandaskan masakan rumah.

Namun, lambat laun, kebiasaan makan bersama itu agak muskil terjadi. Rasanya tak pantas juga kalau mesti menyalahkan waktu, usia, dan kondisi.

Tapi, satu hal yang pasti, sebagai anak rasanya sesekali perlu berani bilang lemah saat pergi jauh dari rumah. Hidup ini memang terlampau mumet sesudah fase makan nasi "didulang" Ibuk!

Komentar

Postingan Populer